Travelog: Pekan Baru

Satu hal yang kerasa pas tiba di Pekan Baru adalah, panasnya boooooo, setelah sampai di sana baru tau kalau panasnya di Jakarta itu cemen. Secara ini muka ga pernah ga bercucuran keringat selama di sana. Karena saya tiba lebih cepat dibandingkan dengan anak-anak saya yang lain, saya menghabiskan waktu dengan menonton di kamar ber-ac, mencoba keluar tapi niat langsung surut begitu merasakan hawa panas di sepanjang lorong hotel. 

 Akhirnya, anak-anak wedok saya tiba dari Jakarta (iya, saya manggil anak-anak buah saya di kantor yang lama anak wedok dan mereka manggil saya emak atau mamak J), karena sudah berpisah beberapa bulan meskipun masih sering komunikasi pas ketemuan serasa temu kangen, iyaaa perjalanan ini gak jau-jauh dari temu kangen dan hepi-hepi. Perasaan kangen itu emang muncul kalo jarang ketemu ya, ketemu setiap hari seperti sebelumnya mah sampe bosen. Ketika hari kondangan tiba dan kami pun pesan grab menuju tempat kondangan yang ternyata dilakukan di depan rumahnya pasang tenda besar komplit sepanggung-panggungnya dan alat musik. Kami boleh mengintip ke dalam kamar pengantin wanita yang masih dirias untuk proses Ijab, tentu saja gak lupa poto-poto dong dengan anak wedok bontot yang manten itu.

Cantiknya jari anak wedok ini
Merusuhi manten

Ijab pun dimulai dan prosesnya kurang hanya dari setengah jam kemudian manten digiring lagi masuk kamar untuk ganti kostum.  Meskipun panas, kami lupa ngomel karena bahagia dan tentu saja karena di tenda  ada es krrrimmm 😀

Selamat berbahagia ya anak wedok dan mantu 🙂

Keriuhan kondangan pun berlanjut dengan tamu yang bergiliran naik ke atas panggung untuk berpose dengan manten, dan akhirnya kami pun membubarkan diri dan kembali ke tempat penginapan untuk mendinginkan kulit kami kembali di kamar ber-ac sambil merencanakan plesir kemana mumpung sedang di Pekan Baru.  

Satu poto yang diaplot kemudian membawa saya ke teman saya yang lain yang tinggalnya masih di kisaran Pekan Baru, gak kisaran juga sih karena masih dua jaman dari tempat kita menginap, tiba-tiba saja hari Sabtu dia sudah muncul di penginapan 😀  Lalu bertemu dengan teman satu kelas yang lain lagi yang kebetulan sedang mengantar Ibunya ke Pekan Baru, ah saya merasa sangat bersyukur sekali mempunyai kesempatan bertemu dengan teman-teman yang sudah lama tidak ketemu di perjalanan ini. Termasuk salah satu teman kos saya dari Bogor yang ternyata sudah pindah dari padang ke pekan baru dan tiba-tiba menghampiri ke penginapan malam-malam.

Terima kasih LIna yang udah menyempatkan nyetir jauh-jauh dari Pelalawan euy
Menahan diri gak belanja oleh-oleh yang terlihat begitu menggiurkan. Oh simbaknya mau poto, kita ikut ya mbaaa …
Teman kosan yang sudah jadi penghuni di Pekan Baru sekarang

Teman saya membawa kami keliling ke Pasar Bawah yang terkenal dengan ikan-ikan asinnya yang bertumpuk-tumpuk dan cemilan khas Pekan Baru yang tidak ada habisnya tumpukannya di lantai bawah. Lina juga mengenalkan saya unntuk mencicipi salah satu kedai makan yang terkenal dengan gulai baungnya, jengkol balado dan pete ‘nyaaammmm’ di hari yang lain kami pun mencoba berkeliling kota melihat gedung arsip dan mencoba menyusuri trotoar  melewati kantor Gubernur sebelum menyerah dan memesan grab untuk mengantarkan kami kembali ke penginapan.

Ketika saya pikir reunian sudah berakhir ternyata masih ada satu kakak kelas lagi yang menghampiri ke penginapan bersama keluarganya dan saya pun diboyong kembali ke tengah kota untuk mencicipi gulai paku di salah satu kaki lima yang beken. Ah perjalanan ini membuat saya bersyukur bahwa ternyata pada saat kita berpikir dunia membalikkan badan ternyata masih banyak teman-teman yang peduli.

Kalau sama yang ini udah 16 tahunan gak ketemu, bahagianya boyongan sekeluarga 🙂

Di hari terakhir pun Belu masih menyempatkan diri mengenalkan anak-anak beruangnya, mecicipi kopi Tong yang katanya harus dicoba di dekat Pasar Bawah, melihat jembatan peninggalan Belanda dan makan bersama . Terima kasih  banyak Pekan Baru, meskipun panasmu minta ampun saya menghabiskan waktu yang menyenangkan di sana bersama teman-teman.

Bersama keluarga beruang 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s