Body Art @ Taman Kencana

Huuummm, sebenernya banyak banget stok postingan basi saya nih akibat sindrom melloria yang berkepanjangan kemaren-kemaren. Thanks for all the support kawan-kawan, I really appreciate that ‘peyuk peyuk buat semuanya’.  That means a lot for me.

 

I’m back now. Saya kembaliiiii sodala sodala ‘sok imut’

 

Oke…oke…. gini ceritanya nih… Beberapa bulan lalu (kalo gak salah sih sebelom lebaran deh, ya olo, udah lama bener ternyata nih mello seasonnya) saya menghabiskan minggu pagi yang cerah di Taman Kencana bersama teman-teman. Pas kita lagi nongkrong di kursi plastik yang disediain ibu pecel di Taman Kencana rupanya ada stand kecil baru yang cukup menarik buat dihampiri.

 

Sebenernya bukan stand juga sih tapi kumpulan beberapa ibu dan nona muda dengan mukanya yang khas Arabian duduk dengan beralaskan tikar di bawah pohon, dilengkapi dengan sebuah standing banner, sebuah meja gambar kecil, beberapa buah buku yang ternyata berisi macam-macam gambar pilihan untuk Tattoo di tubuh.

Syema body art

Syema body art

 

 

 

Sembari tanya ini itu ke Ibu Fathin sebagai komandan pasukan pentattoo dan melihat-lihat proses pembuatannya akhirnya saya dan Bu Nova tertarik buat mencobanya. Kalau saya sih sebenernya dah kepingin banget punya tattoo tapi setiyap kali ke Bali kok rasanya harganya masih belum bersahabat dengan saya (sayang duitnya biyarpun udah nabung beberapa kali untuk pos tattoo ini). Itung itung soft trial saya coba dulu yang satu ini jadinya hehehe….. Sementara saya mengantri sambil memilih-milih gambar yang saya inginkan, Jeng Nova sudah mantap untuk beralih ke aliran gotik dan menyerahkan seluruh kuku-kuku jarinya untuk dihitamkan.

Tante Fathin - sang komendan Syefa

Tante Fathin - sang komendan Syefa

 

 

 

Tatoonya halal kok karena bahan yang digunakan untuk membuat gambar adalah henna dengan campuran rahasia yang katanya bisa tahan selama 3 minggu. Mereka sendiri lebih suka menyebutnya body art atau body painting. Eng ing eng jreng jreng…. akhirnya tiba juga giliran saya. Si mbak berkerudung hitam merah sudah siyap dengan adonan henna yang dimasukkan ke dalam plastik dikerucut yang dilubangi ujungnya, alih-alih saya merasa jadi seperti kuwe yang lagi dihiyas. Si mbak ini jago loh gambarnya, liat pola sebentar dari buku lalu langsung digambar di atas tangan, mantep. Sembari tanya-tanya lagi, ternyata mereka  sering diminta untuk menghias pengantin seperti di pilem-pilem India itu loh.

seriyus yaaa....

seriyus yaaa....

 

Karena pola yang saya pilih menjalar dari jari telunjuk hingga pergelangan tangan waktu yang dibutuhkan cukup lama untuk menyelesaikannya. Saya malah jadi tontonan anak-anak kecil yang kepingin ditattoo kupu-kupu dan bunga di tangan tangannya hihihi… Masih terobsesi dengan tattoo idaman, saya pun membuat satu lagi di tengkuk.   

hasil karya si mbak....

hasil karya si mbak....

 

 

satu lagi dari si mbak...

satu lagi dari si mbak...

 

 

Setelah selesai digambar, adonan henna harus ditunggu hingga mengering, kurang lebih 2 jam deh, nanti adonan akan mengelupas sendiri dan kita tinggal membersihkannya. Sementara untuk henna yang di kuku membutuhkan waktu lebih lama untuk melekat karena tentu saja lapisan kitin yang ada di kuku dong ‘sok tau’ hehehehe….

penantiyan si jeng Nova...

penantiyan si jeng Nova...

 

 

 

Berhubung saya dan jeng Nova sama noraknya mencoba rajah ini tanpa berpikir panjang hehehe… walhasil ibu satu ini pulang dengan kaki bersendal jepit dan jari-jari yang diregangkan karena hena di kuku-kukunya belum mengering huahahaha…. Saya masih bisa tertawa biyarpun saya sendiri pun ga kalah anehnya dengan Jeng Nova gyahahahaha…. Maap ya buuu…. Alhasil di Taman Kencana pagi itu, tampak duwa wanita seperti stuntmannya pilem robocop hehehehe…..

 

Buat yang mau mencoba bisa datang ke Taman Kencana setiap hari Minggu pagi atau bagi yang rumahnya di Bogor dan mau manten ala Indihe dengan hena hena yang menjalar cantik di kaki dan tangan bisa menghubungi Ibu Fathin di nomor 0812 9933 490.  

 

Selamat mencoba ya ^^

 

 

 

Advertisements

8 thoughts on “Body Art @ Taman Kencana

  1. @ Itikkecil : tatonya di tempat tersembunyi dong ‘nyengir’

    @ Carra : blommmm…..

    @ Uya onde lumutan & Ruru : telepon ke tante Fathinnya aja sana kekekeke…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s